Prosedur Nikah

PROSEDUR PENDAFTARAN NIKAH

1. Calon Suami datang ke tempat Calon Istri dengan kelengkapan yang harus dibawa :

      1. Semua berkas dari Kantor Desa/Kelurahan calon suami
      2. Surat Rekomendasi dari KUA Kecamatan
      3. Foto copi : KTP Kartu keluarga/C1, Akta Kelahiran, Ijazah Terakhir
      4. Pas foto ukuran 4×6 = 1 lembar, 2×3 = 5 lembar berwarna background biru muda (untuk KUA)

2. Calon Suami dan Calon Istri bersama Wali datang ke Kantor Desa/Kelurahan yang mewilayahi tempat tinggal   Calon Isitri, dengan membawa berkas :

        1. Pengantar dari RT dan Dukuh
        2. Semua berkas Calon Suami tersebut di atas.
        3. Fotokopi KTP calon pengantin, KTP wali, Kartu keluarga/C1, Akta Kelahiran, Ijazah Terakhir
        4. Fotokopi Surat Nikah Orang Tua bagi Calon Istri  ( anak pertama )
        5. Apabila Calon Wali Nikah berlainan tempat tinggal (KTP) dengan Calon Istri, melampirkan Surat Keterangan dari Pemerintah Desa/Kelurahan sesaui KTP Calon Wali Nikah.
        6. Mendapatkan Surat pengantar Nikah (N1, N2, N3, N4, N5, N6, N7, dll) untuk di bawa ke KUA
        7. Mendapatkan pengantar Suntik TT untuk dibawa ke Puskesmas

3. Calon Suami dan Istri ke Puskesmas untuk tes kesehatan, suntik TT dan konsultasi gizi dengan pengantar suntik TT dari Kelurahan untuk mendapatkan.

          1. Surat keterangan sehat, PP test, telah konsultasi gizi dan Kartu TT-1 (bukti telah TT) dan di fotokopi 1 lembar.

4.  Calon Suami dan Calon Istri bersama Wali datang ke KUA Kecamatan yang mewilayahi tempat tinggal Calon Istri :

          1. Membawa Surat-surat :
            1. Semua berkas Calon Suami/Istri , Wali dan surat pengantar nikah dari desa (N1, N2, N3, N4, N5, N6, N7, dll)
            2. Pas Foto calon suami dan calon istri ukuran 4×6 = 1 lembar, 2×3 = 5 lembar, berwarna background biru muda
            3. Dispensasi dari Pengadilan Agama bagi Calon Suami yang belum berumur 19 tahun dan Calon Istri yang belum berumur 16 tahun (diperoleh dengan mengajukan ke Pengadilan Agama wilayah Calon suami/isteri dengan pengantar penolakan dari KUA kecamatan akan dilangsungkannya pernikahan)
            4. Akta Cerai / Talak bagi Janda / Duda.
            5. Izin Pengadilan Agama bagi yang berpoligami.
            6. Izin Pejabat/Atasan bagi Calon Pengantin Anggota TNI/POLRI.
            7. Dispensasi Camat bagi pernikahan yang kurang dari 10 hari kerja sejak pemberitahuan kehendak nikah (diperoleh dengan mengajukan ke kecamatan setelah diperiksa oleh KUA)
            8. Surat Keterangan tidak mampu bagi yang tidak mampu dari  Kepala Desa / Lurah.
  1. Pemeriksaan Pendaftaran Nikah
  2. Membayar biaya pencatatan nikah Rp 30.000,-

Apabila  pernikahan  akan  dilaksanakan  di luar / lain  wilayah  Kecamatan  sesuai  KTP Calon Istri,  di KUA minta Surat Rekomendasi Numpang Nikah dengan tujuan KUA yang mewilayahi  kerja  dimana  akan  dilangsungkan pernikahan.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s